Lompat ke Konten

Mata Puisi

Melihat Jauh ke dalam Kata

  • Prosopon
  • Esai
    • Anotasi
    • Resensi
    • Apresiasi
  • Percakapan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Klinik Puisi

Puisi, Pengalaman, dan Kesadaran

Oleh Hasan Aspahani PENGALAMAN adalah bahan dasar dari puisi.  Dari mana penyair mendapatkan pengalaman? Tentu dengan mengalami sendiri sebuah peristiwa, disengaja atau tidak disengaja. Itu …

Esai

Esensi Kire dalam Haiku: Memotong Waktu dan Bahasa

Oleh Hasan Aspahani ADA satu diagram menarik terkait penjelasan tentang haiku, dan sekaligus petunjuk untuk menuliskannya.  Diagram skematis itu dibuat oleh Takatoshi Goto, M.D., Ph.D. melengkapi …

Esai

Jejak Haiku di Indonesia: Sekilas Tinjauan Awal

Oleh Hasan Aspahani (1)             APAKAH haiku masuk ke Indonesia bersama invasi Jepang? Atau sudah masuk ketika kegiatan mata-mata Jepang sepuluh tahun sebelum invasi itu? …

Klinik Puisi

Klinik Puisi: Kata Sekelompok alias Kolokasi

Oleh Hasan Aspahani PERHATIKAN kata-kata berikut: melirik, melihat, menatap, menonton, mengerdip, mengerling, mengerjap, memicing, melotot, membelalak, memandang, mendelik, membeliak, memejam. Apa yang menyatukan dari semua kata …

Updated on Mei 15, 2026Juli 15, 2020Percakapan

Puisi Galeh Pramudianto: Menguji Diri dengan Tema Baru

Oleh Dedy Tri Riyadi MEMAINKAN tema hubungan antara murid dan guru menjadi semacam ujian bagi puisi-puisi GalehPramudianto kali ini. Bisa jadi karena memang terinspirasi dari …

Baca Selengkapnya
Updated on Mei 15, 2026Juli 15, 2020Percakapan

Puisi Prawira Tama: Kekuatan Jukstaposisi dalam Diksi Sehari-hari

Oleh Dedy Tri Riyadi Diksi-diksi yang digunakan dalam bangunan puisi Prawira Tama sederhana dan berasal dari keseharian. Dan itu kekuatan puisi puisinya, di samping lihainya …

Baca Selengkapnya
Updated on Mei 15, 2026Juli 14, 2020Prosopon

Puisi Ervin Kumbang: Bergerak di Keliaran Batas Ruang dan Waktu

Oleh Dedy Tri Riyadi KELIHAIANNYA menarik-ulur peristiwa di luar puisi, membuat puisi-puisi yang ditulisnya seperti museum yang merangkumnya sekaligus memberikan pemahaman yang komprehensif kepada pembacanya. …

Baca Selengkapnya
Updated on Mei 14, 2026Juli 14, 2020Anotasi

Anotasi: Mengutuk? Atau Menulis?

Oleh Hasan Aspahani KARYA sastra besar bisa lahir dari penyesalan, dari keinginan untuk memperbaiki diri dari laku ceroboh dan lancung. Kita ingat Walmiki. Dengan niat …

Baca Selengkapnya
Updated on Mei 14, 2026Juli 10, 2020Esai Percakapan

Membaca (Lagi) Kredo Puisi Sutardji

Oleh Hasan Aspahani KREDO PUISI (1973) ditulis oleh Sutardji Calzoum Bachri untuk kepentingan diskusi pembacaan puisinya dalam kumpulan ‘O’ (sajak-sajak 1966-1973). Pada tahun 1970-an, majalah …

Baca Selengkapnya
Updated on Mei 18, 2026Mei 18, 2020Percakapan Prosopon

Puisi Berto Tukan: Yang Makin Mahir Mengolah Kontradiksi

SEHARUSNYA kami memuat seluruh puisi yang dikirim Berto Tukan. Semuanya kami suka dan banyak hal bisa dibicarakan dari karyanya. Kami melihat perkembangan baru, sebuah kemajuan …

Baca Selengkapnya
Updated on Mei 18, 2026Mei 18, 2020Prosopon

Puisi Fatih Muftih: Menarik, Enak, Bergizi

PUISI bukan hidangan pokok. Ia mungkin kita nikmati lahap sebagai kudapan di waktu senggang. Dan kita membutuhkan lebih banyak waktu senggang itu. Puisi bukan makanan …

Baca Selengkapnya
Updated on Mei 17, 2026Mei 17, 2020Esai

Esai: Untuk Apa Puisi Dituliskan?

Oleh Hasan Aspahani UNTUK apa puisi ditulis? Pertanyaan itu bisa dirangkai panjang. Kenapa puisi harus ditulis? Apa yang berharga pada puisi? Apakah tugas-tugas puisi itu …

Baca Selengkapnya
Updated on Mei 17, 2026Mei 17, 2020Anotasi

Anotasi: Dunia Puisi

Oleh Hasan Aspahani JIKA puisi yang menjadi adalah sebuah dunia, seperti diucapkan Chairil dalam pidatonya, maka kita yang datang ke sana sebagai pembaca berperan sebagai …

Baca Selengkapnya
Updated on Mei 14, 2026Maret 14, 2020Klinik Puisi

Klinik Puisi: Menulis dan Keraguan, Apakah yang Kutulis Ini Berharga?

Oleh Hasan Aspahani MENULIS adalah mengambil sikap, bahkan ketika yang kau tulis adalah sajak imajis yang seakan-akan hanya kamu sepenuhnya netral, cuma mengambarkan saja apa yang …

Baca Selengkapnya

Paginasi pos

Sebelumnya Halaman 1 … Halaman 4 Halaman 5 Halaman 6 Halaman 7 Berikutnya

Terbaru

  • Puisi, Pengalaman, dan Kesadaran
  • Esensi Kire dalam Haiku: Memotong Waktu dan Bahasa
  • Jejak Haiku di Indonesia: Sekilas Tinjauan Awal
  • Klinik Puisi: Kata Sekelompok alias Kolokasi
  • Prosopon: Puisi, Sosok Penyair, Wajah yang Berbicara

Klinik Puisi

Menulis Kreatif

Klinik Haiku

Arsip

Kirim naskah hanya melalui email matapuisikita@gmail.com. Tata cara pengiriman selengkapnya baca di Tentang Kami. Ada uang honorarium untuk setiap tulisan yang dimuat.

Komentar

  1. Editor Mata Puisi mengenai RUU Kepenyairan dan Perpuisian 2006 Versi Revisi 😋
  2. Editor Mata Puisi mengenai Hakikat Haiku: Ringkas tapi Membuka Yang Tak Terbatas
  3. gema mengenai RUU Kepenyairan dan Perpuisian 2006 Versi Revisi 😋
  4. Pearl mengenai Hakikat Haiku: Ringkas tapi Membuka Yang Tak Terbatas

Mata Puisi Sejak 2020

Baca
Baca
Baca
Baca
Baca
© Hak Cipta2026 Mata Puisi. Hak Cipta Dilindungi. Yummy Recipe | Diciptakan Oleh Blossom Themes. Ditenagai oleh WordPress.