Lompat ke Konten

Mata Puisi

Melihat Jauh ke dalam Kata

  • Prosopon
  • Esai
    • Anotasi
    • Resensi
    • Apresiasi
  • Percakapan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Klinik Puisi

Puisi, Pengalaman, dan Kesadaran

Oleh Hasan Aspahani PENGALAMAN adalah bahan dasar dari puisi.  Dari mana penyair mendapatkan pengalaman? Tentu dengan mengalami sendiri sebuah peristiwa, disengaja atau tidak disengaja. Itu …

Esai

Esensi Kire dalam Haiku: Memotong Waktu dan Bahasa

Oleh Hasan Aspahani ADA satu diagram menarik terkait penjelasan tentang haiku, dan sekaligus petunjuk untuk menuliskannya.  Diagram skematis itu dibuat oleh Takatoshi Goto, M.D., Ph.D. melengkapi …

Esai

Jejak Haiku di Indonesia: Sekilas Tinjauan Awal

Oleh Hasan Aspahani (1)             APAKAH haiku masuk ke Indonesia bersama invasi Jepang? Atau sudah masuk ketika kegiatan mata-mata Jepang sepuluh tahun sebelum invasi itu? …

Klinik Puisi

Klinik Puisi: Kata Sekelompok alias Kolokasi

Oleh Hasan Aspahani PERHATIKAN kata-kata berikut: melirik, melihat, menatap, menonton, mengerdip, mengerling, mengerjap, memicing, melotot, membelalak, memandang, mendelik, membeliak, memejam. Apa yang menyatukan dari semua kata …

Updated on Mei 15, 2026Agustus 11, 2021Prosopon

Yang Terus Memelihara Anjing Liar

ANTARA merusak dengan eksploitasi atau menyelaraskan diri agar sama-sama bertahan dan lestari, ia memilih yang kedua. Antara maju melawan atau mengelak pertempuran dia memilih menepi …

Baca Selengkapnya
Updated on Mei 11, 2026Agustus 11, 2021Apresiasi Percakapan

Satir dan Sinisme Om Jan

Oleh Hasan Aspahani Kusuka hidup! Gerakan sukma,Yang berpancaran dalam mata,Terus menjelma,Ke-Indah-Kata. (“Sukma Pujangga”, J.E. Tatengkeng) SEORANG sinis adalah seorang idealis yang kecewa. Sebagai penyair Jan …

Baca Selengkapnya
Updated on Mei 11, 2026Agustus 11, 2021Prosopon

Karasmin Pikiran dan Perasaan

Image by LATUPEIRISSA from Pixabay MANUSIA sesekali perlu asyik dan sibuk dengan diri sendiri. Menengok ke dalam, juga ke belakang. Bergelut dengan kenangan, masa lalu …

Baca Selengkapnya
Updated on Mei 11, 2026Agustus 11, 2021Anotasi

Anotasi: Tak akan Ada Namaku

Oleh Hasan Aspahani KETIKA mereka memilih dan menyusun seratus nama penyair, aku sedang merencanakan daftar seratus puisi terbaik untukmu. Susah sekali ternyata karena aku telah …

Baca Selengkapnya
Updated on Mei 14, 2026Juli 9, 2021Prosopon

Puisi Anisa Octaviana: Percakapan Intim dengan Metafora yang Akrab

Oleh Hasan Aspahani ANISA Octaviana membuat metafora-metafora yang sangat akrab dengan kesehariannya, itulah yang membuat puisi-puisinya menjadi sangat khas dirinya. Tambahan beragam ungkapan verbal dari …

Baca Selengkapnya
Updated on Mei 15, 2026September 14, 2020Prosopon

Puisi Faris Al Faisal: Permenungan, Pengertian

Di tangannya, secangkir kopi, teh, atau cokelat hangat berubah fungsi dari sekadar minuman menjadi sebuah permenungan tentang hidup. Bahkan, seekor ulat dianalogikan dengan upaya manusia …

Baca Selengkapnya
Updated on Mei 15, 2026September 14, 2020Prosopon

Puisi Hoerudin: Mitos, Faktual

Oleh Hasan Aspahani IA menempelkan aneka hal faktual, mitos, legenda, pada benda-benda di sekitarnya untuk bisa meningkatkan respon pembaca pada benda-benda yang ia angkat dalam …

Baca Selengkapnya
Updated on Mei 14, 2026September 14, 2020Prosopon

Puisi Ilham Wahyudi: Telisik, Kompleksitas

Oleh Hasan Aspahani PENELISIKANNYA pada kejadian-kejadian ringan namun punya makna mendalam terbentang dari makanan sampai pada bahasa. Betapa lihai ia mengamati dengan penuh hati-hati dan …

Baca Selengkapnya
Updated on Mei 15, 2026September 14, 2020Prosopon

Puisi Dee Hwang: Pergulatan, Penjelajahan

Oleh Hasan Aspahani MENGEDEPANKAN pergulatan batin, membuat Dee Hwang luas melakukan penjelajahan pada banyak hal sebagai hantaran yang disajikan pada pembaca. Meski ada kesan jatuh …

Baca Selengkapnya
Updated on Mei 15, 2026September 14, 2020Prosopon

Puisi Wiviano Rizky Tantowi: Lukisan, Keganjilan

Oleh Hasan Aspahani MEMAINKAN tragedi dengan membentur-benturkan hal-hal yang faktual dan imajis menjadikan puisi-puisinya seperti dunia yang benar-benar berbeda dengan keseharian kita. Puisinya seperti lukisan …

Baca Selengkapnya

Paginasi pos

Sebelumnya Halaman 1 Halaman 2 Halaman 3 Halaman 4 … Halaman 7 Berikutnya

Terbaru

  • Puisi, Pengalaman, dan Kesadaran
  • Esensi Kire dalam Haiku: Memotong Waktu dan Bahasa
  • Jejak Haiku di Indonesia: Sekilas Tinjauan Awal
  • Klinik Puisi: Kata Sekelompok alias Kolokasi
  • Prosopon: Puisi, Sosok Penyair, Wajah yang Berbicara

Klinik Puisi

Menulis Kreatif

Klinik Haiku

Arsip

Kirim naskah hanya melalui email matapuisikita@gmail.com. Tata cara pengiriman selengkapnya baca di Tentang Kami. Ada uang honorarium untuk setiap tulisan yang dimuat.

Komentar

  1. Editor Mata Puisi mengenai RUU Kepenyairan dan Perpuisian 2006 Versi Revisi 😋
  2. Editor Mata Puisi mengenai Hakikat Haiku: Ringkas tapi Membuka Yang Tak Terbatas
  3. gema mengenai RUU Kepenyairan dan Perpuisian 2006 Versi Revisi 😋
  4. Pearl mengenai Hakikat Haiku: Ringkas tapi Membuka Yang Tak Terbatas

Mata Puisi Sejak 2020

Baca
Baca
Baca
Baca
Baca
© Hak Cipta2026 Mata Puisi. Hak Cipta Dilindungi. Yummy Recipe | Diciptakan Oleh Blossom Themes. Ditenagai oleh WordPress.